8,8 MILYAR BERANTAKAN! Diduga Proyek U-Ditch DSDABMBK Tanpa Pasir & Tak Disedot, Lurah Ridwan & Litbang Nalim Diduga Tutup Mata

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2026 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eksposeinvestigasi.com – TANGERANG SELATAN, 24 September 2026* – Pekerjaan yang diduga dikerjakan oleh Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi/DSDABMBK dengan sub kegiatan pembangunan drainase berupa pemasangan U-Ditch di wilayah Kelurahan Jelupang disorot tajam.

Proyek dengan pagu anggaran *Rp8.887.442.000,00* tersebut diduga dikerjakan tidak sesuai standar teknis oleh CV. AGUNG PUTRA JAYA ABADI

Berdasarkan pantauan aktivis dan warga di lapangan, ditemukan beberapa kejanggalan:

Tidak memakai lantai dasar atau pasir U-Ditch diduga dipasang langsung tanpa alas pasir/urugan sebagai lantai dasar. Padahal fungsi pasir adalah agar tidak terjadi rembesan ke bawah dan sebagai pondasi agar U-Ditch tidak miring dan ambles.

Tidak disedot terlebih dahulu Genangan air di dalam galian diduga tidak disedot terlebih dahulu saat pemasangan. Akibatnya U-Ditch dipasang di atas lumpur dan air keruh, sehingga sambungan tidak rapat dan mudah bocor.

“Ini 8,8 Miliar uang rakyat. Masa pasangnya di atas air dan lumpur? Nggak ada pasirnya. Baru dipasang aja udah bocor dan miring. Ini pemborosan,” ujar aktivis yang turun ke lokasi.

Baca Juga :  Kapolda Jabar Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-75 kepada Presiden RI Prabowo Subianto

*Lurah Ridwan dan Litbang kelurahan Nalim Diduga Tutup Mata*
Aktivis mengaku telah berupaya meminta klarifikasi kepada Lurah Jelupang bernama Ridwan dan Litbang Kelurahan bernama Nalim. Namun keduanya diduga menutup mata dan membiarkan pekerjaan tersebut berjalan tanpa teguran.

“Kami sudah sampaikan ke Lurah Ridwan dan Litbang Nalim. Tapi mereka tutup mata. Ada apa ini? Apakah sudah ada ‘jatah’ atau sengaja membiarkan?” tegas aktivis.

“Kami sebagai aktivis meminta keterangan langsung dari Dinas terkait. Kami minta Litbang dan Lurah diperiksa,” tambahnya.

Ancaman Demo Masyarakat, Aktivis, Mahasiswa
Masyarakat, aktivis, dan mahasiswa yang tergabung menyatakan akan melakukan aksi demonstrasi besar-besaran ke Kantor DSDABMBK Kota Tangerang Selatan dan Kantor Kelurahan Jelupang jika tidak ada perbaikan.

“Kalau tidak ada tanggapan, kami akan demo. Kami minta proyek dihentikan, dibongkar ulang, dan diaudit. Lurah dan Litbang harus diperiksa Inspektorat,” tegas koordinator aksi.

*Diduga Langgar Spek & Kontrak*
Pemasangan U-Ditch wajib memakai alas pasir 5-10 cm dan air galian wajib dikeringkan/disedot sebelum pemasangan sesuai Permen PUPR No. 12 Tahun 2021 tentang Standar Konstruksi. Jika tidak, proyek diduga wanprestasi dan berpotensi korupsi.

Baca Juga :  Personel Polda Jabar Ukir Prestasi, AIPTU Lia Juara 1 Police Women Run Kategori Master TNI-Polri 10 KM di Bukittinggi

Tuntutan Masyarakat dan mahasiswa terhadap dinas
DSDABMBK Tangsel segera hentikan pekerjaan, bongkar ulang dan pasang sesuai spek: sedot air + pasang alas pasir , bahkan pagu anggaran 8M lebih tersebut dirobek hanya menyisakan 887jt lebih saja , disaat salah satu pedagang di wawancarai ditempat merasa keberatan terkait pekerjaan tersebut karena kebau jadi omset mereka menurun drastis ,ada permainan apakah lurah dan Litbang kelurahan ?

Inspektorat + Kejari Tangsel* periksa Lurah Jelupang (Ridwan) dan Litbang (Nalim) serta audit proyek Rp8,8 M tersebut.

Walikota Tangsel evaluasi kinerja Lurah dan Litbang Jelupang.

CV Pelaksana diberi sanksi blacklist jika terbukti curang.

Sesuai UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, redaksi memberikan hak jawab seluas-luasnya 1×24 jam kepada pihak terkait.

Hingga berita ini diturunkan Kamis (24/9/2026), Kepala DSDABMBK Kota Tangsel, Lurah Jelupang Ridwan, dan Litbang Nalim belum memberikan keterangan resmi.

(Red)

Follow WhatsApp Channel eksposeinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Lodaya 2026, Waka Polda Jabar Sebut Angka Kecelakaan Turun 51 Persen
6,9 MILIAR AMBURADUL PROYEK SILUMAN ! Diduga Proyek Drainase Pamulang CV VANZ KARYA Tak Sesuai Papan Anggaran, Warga Komplain
Tiga Kali Salurkan Air Bersih, DPW LSM TAMPERAK Apresiasi Kepedulian Polresta Tangerang
Tiga Kali Salurkan Air Bersih, DPW LSM TAMPERAK Apresiasi Kepedulian Polresta Tangerang
Kapolda Jabar Gelar Shalat Jumat Keliling di Masjid Besar Kaum Ujung Berung, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat
Ruang Publik Bukan Arena Kekerasan, Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi dengan Damai
9,6 MILIAR BERANTAKAN! Diduga Proyek Kali Serua PT Pikra Putri Mandiri Tinggalkan Puing, Warga RW 09,10,11 Maharta Menjerit
Kapolda Banten Beserta Staf dan Jajaran Ucapkan Selamat Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Lodaya 2026, Waka Polda Jabar Sebut Angka Kecelakaan Turun 51 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:10 WIB

6,9 MILIAR AMBURADUL PROYEK SILUMAN ! Diduga Proyek Drainase Pamulang CV VANZ KARYA Tak Sesuai Papan Anggaran, Warga Komplain

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Tiga Kali Salurkan Air Bersih, DPW LSM TAMPERAK Apresiasi Kepedulian Polresta Tangerang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:14 WIB

Tiga Kali Salurkan Air Bersih, DPW LSM TAMPERAK Apresiasi Kepedulian Polresta Tangerang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Kapolda Jabar Gelar Shalat Jumat Keliling di Masjid Besar Kaum Ujung Berung, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat

Berita Terbaru