Bandung Masih Dipadati Wisatawan, Polda Jabar Perketat Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eksposeinvestigasi.Com, Bandung – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., memberikan update situasi terkini keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta kondisi lalu lintas pada Kamis, 1 Januari 2026. Update tersebut disampaikan langsung dari pusat Kota Bandung.

Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menjelaskan bahwa hingga saat ini arus lalu lintas di Kota Bandung masih terpantau cukup padat, terutama di sejumlah persimpangan lampu merah. Kepadatan terjadi karena masih banyak masyarakat dari luar kota yang memilih bertahan di Bandung untuk berwisata maupun menginap, meskipun sudah memasuki hari kerja.
“Posisi kita saat ini berada di pusat Kota Bandung. Arus lalu lintas di dalam kota masih cukup padat, khususnya di persimpangan. Pengamanan difokuskan di pusat perbelanjaan, lokasi wisata, dan penginapan,” ujar Kombes Hendra.

Ia mengungkapkan, tingkat hunian hotel di Kota Bandung masih berada di atas 60 persen. Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga satu minggu ke depan. Sementara itu, pergerakan arus kendaraan diprediksi relatif berimbang, baik dari arah Jakarta menuju Bandung maupun sebaliknya.
“Terdapat dua perkiraan puncak arus. Hari Jumat arus dari Bandung menuju Jakarta mulai meningkat, sementara arus yang sebelumnya keluar dari Bandung diperkirakan akan kembali. Sehingga kondisinya relatif berimbang,” ujar Kombes Hendra.

Baca Juga :  Kapolda Banten Melayat ke Rumah Duka Almarhum KH Ariman Anwar, Sampaikan Belasungkawa dan Doa

Untuk mengantisipasi kepadatan di kawasan wisata, Polda Jabar bersama jajaran melakukan rekayasa lalu lintas secara situasional, terutama di kawasan Ciwidey dan Lembang yang masih menjadi tujuan favorit wisatawan. Rekayasa lalu lintas dilakukan melalui sistem one way dan contraflow dengan durasi yang disesuaikan kondisi lapangan.
“Kami terapkan one way dengan durasi efektif sekitar 20 hingga 30 menit. Ini kami lakukan agar masyarakat tidak terlalu lama tertahan dan tetap merasa nyaman. Untuk wilayah Lembang hingga Tol Pasteur, saat ini masih efektif menggunakan contraflow,” ujarnya.

Terkait pengamanan, Kombes Pol. Hendra Rochmawan menegaskan bahwa meskipun Operasi Kepolisian secara resmi berakhir pada 2 Januari 2026, pengamanan tetap ditingkatkan hingga awal pekan depan. Sebanyak kurang lebih 15.000 personel dikerahkan, terdiri dari 2.000 personel Polda Jabar dan 13.000 personel dari jajaran kewilayahan.
“Pengamanan tetap berjalan rutin dan ditingkatkan hingga hari Senin. Setiap hari kami melaksanakan apel dan evaluasi,” ujar Kombes Hendra.

Baca Juga :  Video Viral Dugaan Kekerasan di Jalan, Polres Purwakarta Bergerak Tindak Lanjuti

Dalam kesempatan tersebut, Kabid Humas Polda Jabar juga menyampaikan bahwa data kecelakaan lalu lintas selama masa pengamanan menunjukkan tren penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Namun demikian, pihaknya tetap menyampaikan empati kepada para korban kecelakaan, yang sebagian besar terjadi di kawasan wisata.

Ia mengimbau masyarakat, khususnya wisatawan yang beraktivitas di perairan seperti laut dan sungai, agar mematuhi larangan yang telah ditetapkan petugas.
“Walaupun menggunakan pelampung, apabila sudah dilarang jangan masuk ke area perairan. Jika cuaca mulai gelap atau turun hujan, segera lakukan evakuasi ke tempat yang aman,” ungkapnya.

Selain itu, Polda Jabar juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas, seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), peredaran narkoba, serta kecelakaan lalu lintas.
“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan keselamatan, serta mematuhi aturan lalu lintas guna menekan angka kecelakaan,” tutup Kombes Hendra.

Follow WhatsApp Channel eksposeinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DKM Masjid Raya Al-Jabbar Ajak Warga Jabar Jaga Kondusivitas dan Keamanan Daerah
Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Kapolda Jabar Dorong Pembentukan Generasi Patriotik
Kapolda Jabar Sebut, Pasca Penyampaian Aspirasi di Sejumlah Titik di Kota Bandung Aman dan Kondusif
Penyampaian Aspirasi di Bandung Berjalan Aman dan Kondusif, Kepulangan Massa Dikawal Langsung Kabid Propam Polda Jabar
Diduga Dokumen Tak Lengkap, Mobil Transportir BBM PT PNER Diamankan Polres Gunungkidul
NGERI! Diduga Lalai Proyek PUPR Banten Rp13,1 Miliar, Excavator Senggol Tiang Listrik Hingga Jatuh ke Jalan, 6 Orang Jadi Korban
Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Lodaya 2026, Waka Polda Jabar Sebut Angka Kecelakaan Turun 51 Persen
6,9 MILIAR AMBURADUL PROYEK SILUMAN ! Diduga Proyek Drainase Pamulang CV VANZ KARYA Tak Sesuai Papan Anggaran, Warga Komplain
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:33 WIB

Ketua DKM Masjid Raya Al-Jabbar Ajak Warga Jabar Jaga Kondusivitas dan Keamanan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Kapolda Jabar Dorong Pembentukan Generasi Patriotik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Kapolda Jabar Sebut, Pasca Penyampaian Aspirasi di Sejumlah Titik di Kota Bandung Aman dan Kondusif

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:23 WIB

Penyampaian Aspirasi di Bandung Berjalan Aman dan Kondusif, Kepulangan Massa Dikawal Langsung Kabid Propam Polda Jabar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Diduga Dokumen Tak Lengkap, Mobil Transportir BBM PT PNER Diamankan Polres Gunungkidul

Berita Terbaru