Modus Mafia BBM di Palabuhanratu: Aktivis Ungkap Dalih Nelayan, Nyatanya Dijual ke Pengecer

- Jurnalis

Kamis, 18 September 2025 - 23:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eksposeinvestigasi.com – Sukabumi – Aktivis Jawa Barat, Rohendi, menemukan sebuah mobil pick up dengan Nomor Polisi F 8754 UU yang diduga mengangkut ribuan liter bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di SPBU 34.43304, Jalan Alun-alun Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Kamis (18/9/2025).

SPBU yang lebih dikenal dengan sebutan SPBU Gado Bangkong, menjadi sorotan setelah mobil tersebut kedapatan memuat Pertalite dengan kapasitas sekitar 1.500 liter. BBM itu disimpan menggunakan jerigen berukuran 35 liter yang disusun rapih di atas bak kendaraan.

Baca Juga :  Ruang Publik Bukan Arena Kekerasan, Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi dengan Damai

Rohendi menduga kuat adanya praktik penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi dengan modus yang sudah berulang terjadi. “Alibinya buat nelayan, ternyata dijual lagi ke pengecer untuk pemilik armada bernama Wihanda alias Apep,” tegasnya kepada wartawan.

Ia menambahkan, praktik mafia BBM ini tidak hanya merugikan masyarakat luas karena memicu kelangkaan di tingkat bawah, tetapi juga menimbulkan kerugian besar bagi negara. Oleh karena itu, ia mendesak aparat penegak hukum dan Pertamina untuk segera turun tangan.

Baca Juga :  Diduga Pakai Barcode Kendaraan Lain, Mobil Box Isi 126 Liter Solar di SPBU 34.421.09 Serang

“Kalau dibiarkan, mafia BBM akan terus bermain di lapangan. Aparat harus bertindak tegas agar masyarakat kecil, khususnya nelayan yang benar-benar membutuhkan, tidak menjadi korban permainan kotor ini,” pungkas Rohendi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian maupun instansi terkait dan pemilik kendaraan belum memberikan keterangan resmi mengenai penemuan mobil bermuatan BBM bersubsidi tersebut.

(Red)

Follow WhatsApp Channel eksposeinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DKM Masjid Raya Al-Jabbar Ajak Warga Jabar Jaga Kondusivitas dan Keamanan Daerah
Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Kapolda Jabar Dorong Pembentukan Generasi Patriotik
Kapolda Jabar Sebut, Pasca Penyampaian Aspirasi di Sejumlah Titik di Kota Bandung Aman dan Kondusif
Penyampaian Aspirasi di Bandung Berjalan Aman dan Kondusif, Kepulangan Massa Dikawal Langsung Kabid Propam Polda Jabar
Diduga Dokumen Tak Lengkap, Mobil Transportir BBM PT PNER Diamankan Polres Gunungkidul
NGERI! Diduga Lalai Proyek PUPR Banten Rp13,1 Miliar, Excavator Senggol Tiang Listrik Hingga Jatuh ke Jalan, 6 Orang Jadi Korban
Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Lodaya 2026, Waka Polda Jabar Sebut Angka Kecelakaan Turun 51 Persen
6,9 MILIAR AMBURADUL PROYEK SILUMAN ! Diduga Proyek Drainase Pamulang CV VANZ KARYA Tak Sesuai Papan Anggaran, Warga Komplain
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:33 WIB

Ketua DKM Masjid Raya Al-Jabbar Ajak Warga Jabar Jaga Kondusivitas dan Keamanan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Kapolda Jabar Dorong Pembentukan Generasi Patriotik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Kapolda Jabar Sebut, Pasca Penyampaian Aspirasi di Sejumlah Titik di Kota Bandung Aman dan Kondusif

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:23 WIB

Penyampaian Aspirasi di Bandung Berjalan Aman dan Kondusif, Kepulangan Massa Dikawal Langsung Kabid Propam Polda Jabar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Diduga Dokumen Tak Lengkap, Mobil Transportir BBM PT PNER Diamankan Polres Gunungkidul

Berita Terbaru