Diduga Jadi Sarang Peredaran Obat Keras Daftar G, Sebuah Rumah di Leles Resahkan Warga

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eksposeinvestigasi.com,Garut – Sebuah rumah yang berlokasi di Jalan Raya Leles,Desa Ciburial, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, diduga kuat menjadi sarang peredaran obat keras daftar G jenis Tramadol, Rabu (11/2/25).

Berdasarkan keterangan warga sekitar, aktivitas transaksi obat keras di Rumah tersebut sering didatangi dari kalangan remaja yang datang silih berganti.

“Tramadol dijual 5 ribu per butir,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga mengaku resah dengan aktivitas tersebut karena khawatir berdampak buruk terhadap generasi muda di lingkungan sekitar. Terlebih lagi, lokasi rumah tersebut tidak jauh dari Mapolsek Leles, sehingga masyarakat berharap aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas.

Baca Juga :  8,8 MILYAR BERANTAKAN! Diduga Proyek U-Ditch DSDABMBK Tanpa Pasir & Tak Disedot, Lurah Ridwan & Litbang Nalim Diduga Tutup Mata

Aktivis Jawa Barat, Mario Pratama, turut angkat bicara terkait dugaan peredaran obat keras daftar G tersebut. Ia mendesak aparat kepolisian untuk segera melakukan penyelidikan dan penindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat.

“Peredaran obat keras daftar G seperti Tramadol tanpa resep dokter adalah pelanggaran serius dan bisa merusak generasi muda. Aparat penegak hukum harus segera turun tangan, lakukan penyelidikan menyeluruh dan tindak tegas siapapun yang terlibat, tanpa pandang bulu,” tegas Mario.

Baca Juga :  Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Lodaya 2026, Waka Polda Jabar Sebut Angka Kecelakaan Turun 51 Persen

Mario juga menambahkan bahwa pengawasan terhadap peredaran sediaan farmasi harus diperketat, terutama di wilayah-wilayah yang rawan penyalahgunaan obat keras.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat terkait dugaan aktivitas peredaran obat keras daftar G di lokasi tersebut.

Follow WhatsApp Channel eksposeinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DKM Masjid Raya Al-Jabbar Ajak Warga Jabar Jaga Kondusivitas dan Keamanan Daerah
Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Kapolda Jabar Dorong Pembentukan Generasi Patriotik
Kapolda Jabar Sebut, Pasca Penyampaian Aspirasi di Sejumlah Titik di Kota Bandung Aman dan Kondusif
Penyampaian Aspirasi di Bandung Berjalan Aman dan Kondusif, Kepulangan Massa Dikawal Langsung Kabid Propam Polda Jabar
Diduga Dokumen Tak Lengkap, Mobil Transportir BBM PT PNER Diamankan Polres Gunungkidul
NGERI! Diduga Lalai Proyek PUPR Banten Rp13,1 Miliar, Excavator Senggol Tiang Listrik Hingga Jatuh ke Jalan, 6 Orang Jadi Korban
Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Lodaya 2026, Waka Polda Jabar Sebut Angka Kecelakaan Turun 51 Persen
6,9 MILIAR AMBURADUL PROYEK SILUMAN ! Diduga Proyek Drainase Pamulang CV VANZ KARYA Tak Sesuai Papan Anggaran, Warga Komplain
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:33 WIB

Ketua DKM Masjid Raya Al-Jabbar Ajak Warga Jabar Jaga Kondusivitas dan Keamanan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Kapolda Jabar Dorong Pembentukan Generasi Patriotik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Kapolda Jabar Sebut, Pasca Penyampaian Aspirasi di Sejumlah Titik di Kota Bandung Aman dan Kondusif

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:23 WIB

Penyampaian Aspirasi di Bandung Berjalan Aman dan Kondusif, Kepulangan Massa Dikawal Langsung Kabid Propam Polda Jabar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Diduga Dokumen Tak Lengkap, Mobil Transportir BBM PT PNER Diamankan Polres Gunungkidul

Berita Terbaru