Polresta Tangerang Imbau Warga Waspadai Abu Vulkanik Anak Krakatau, Ingatkan Pakai Masker

- Jurnalis

Selasa, 8 September 2026 - 04:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Eksposeinvestigasi.com – Polresta Tangerang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak sebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Warga diminta mengutamakan keselamatan, menjaga kesehatan, serta mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, masyarakat perlu mengambil langkah pencegahan apabila terjadi hujan abu vulkanik di wilayah tempat tinggal maupun aktivitas sehari-hari.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan mengikuti informasi resmi terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau,” kata Indra Waspada, Minggu (6/9/2026).

Dia menegaskan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Sehingga langkah pencegahan perlu dilakukan untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik. Menurutnya, masyarakat yang berada di wilayah terdampak abu vulkanik disarankan menggunakan masker untuk melindungi saluran pernapasan.

“Penggunaan kacamata juga dianjurkan guna mengurangi risiko iritasi pada mata akibat partikel abu,” ujarnya.

Warga juga diminta mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama ketika terjadi hujan abu atau kualitas udara menurun. Namun apabila harus bepergian, masyarakat diimbau menggunakan perlengkapan pelindung yang sesuai dan menghindari area terbuka yang terpapar abu secara langsung.

Baca Juga :  Polda Jabar Gelar Sertijab Wakapolda Jabar, Dirreskrimsus dan Dirressiber, Perkuat Kinerja Organisasi

“Gunakan masker dan kacamata apabila diperlukan, kurangi aktivitas di luar rumah, serta segera membersihkan diri dan mengganti pakaian setelah beraktivitas di luar,” terangnya.

Selain itu, masyarakat juga perlu menjaga kondisi kesehatan, khususnya bagi anak-anak, lansia, dan warga yang memiliki gangguan pernapasan. Polresta Tangerang juga mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh abu vulkanik yang menempel di lingkungan rumah. Abu yang telah mengendap dapat kembali beterbangan apabila tertiup angin atau tersapu secara tidak tepat.

Untuk membersihkan abu, warga dianjurkan menggunakan metode basah, seperti menyiram atau membasahi permukaan secara perlahan sebelum dilakukan pembersihan. Cara tersebut membantu mengurangi abu beterbangan dan terhirup.

Namun, penyiraman perlu dilakukan secara bijak agar abu tidak terbawa ke saluran air, selokan, atau drainase yang berpotensi menyebabkan penyumbatan. Abu yang terkumpul sebaiknya disapu atau dikumpulkan setelah dibasahi, kemudian ditempatkan dalam wadah atau kantong yang sesuai.

Masyarakat juga diminta menutup pintu, jendela, dan saluran ventilasi apabila terjadi sebaran abu vulkanik. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi masuknya abu ke dalam rumah. Peralatan elektronik, kendaraan, serta sumber air bersih juga perlu dilindungi dari paparan abu.

Baca Juga :  Polsek Mauk Gelar Salat Subuh Keliling dan Silaturahmi, Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas Kondusif

Selain itu, warga diimbau tidak mengonsumsi air atau makanan yang telah terkontaminasi abu vulkanik. Apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, iritasi mata, atau gangguan kesehatan lainnya, masyarakat diminta segera mencari pertolongan medis.

Indra Waspada menegaskan, kepolisian terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi dampak erupsi terhadap masyarakat.

“Masyarakat kami minta tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi dan selalu mengakses informasi dari sumber resmi,” katanya.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang membahayakan, termasuk gangguan jarak pandang, dampak abu terhadap kesehatan, atau situasi lain yang membutuhkan penanganan petugas.

“Yang terpenting, masyarakat tetap tenang, tidak panik, tetapi juga tidak mengabaikan potensi risiko. Ikuti arahan petugas dan bersama-sama menjaga keselamatan lingkungan,” pungkasnya.

Penulis : Yayan Andriana putra

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel eksposeinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DKM Masjid Raya Al-Jabbar Ajak Warga Jabar Jaga Kondusivitas dan Keamanan Daerah
Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Kapolda Jabar Dorong Pembentukan Generasi Patriotik
Kapolda Jabar Sebut, Pasca Penyampaian Aspirasi di Sejumlah Titik di Kota Bandung Aman dan Kondusif
Penyampaian Aspirasi di Bandung Berjalan Aman dan Kondusif, Kepulangan Massa Dikawal Langsung Kabid Propam Polda Jabar
Diduga Dokumen Tak Lengkap, Mobil Transportir BBM PT PNER Diamankan Polres Gunungkidul
NGERI! Diduga Lalai Proyek PUPR Banten Rp13,1 Miliar, Excavator Senggol Tiang Listrik Hingga Jatuh ke Jalan, 6 Orang Jadi Korban
Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Lodaya 2026, Waka Polda Jabar Sebut Angka Kecelakaan Turun 51 Persen
6,9 MILIAR AMBURADUL PROYEK SILUMAN ! Diduga Proyek Drainase Pamulang CV VANZ KARYA Tak Sesuai Papan Anggaran, Warga Komplain
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:33 WIB

Ketua DKM Masjid Raya Al-Jabbar Ajak Warga Jabar Jaga Kondusivitas dan Keamanan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Kapolda Jabar Dorong Pembentukan Generasi Patriotik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Kapolda Jabar Sebut, Pasca Penyampaian Aspirasi di Sejumlah Titik di Kota Bandung Aman dan Kondusif

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:23 WIB

Penyampaian Aspirasi di Bandung Berjalan Aman dan Kondusif, Kepulangan Massa Dikawal Langsung Kabid Propam Polda Jabar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Diduga Dokumen Tak Lengkap, Mobil Transportir BBM PT PNER Diamankan Polres Gunungkidul

Berita Terbaru