Diduga Bebas Beroperasi, Penjualan Obat Keras Meresahkan Warga Banyusari

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eksposeinvestigasi.com,Karawang, – Warga Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, mengeluhkan adanya dugaan aktivitas penjualan obat-obatan keras jenis Tramadol dan Hexymer yang diduga berlangsung secara bebas di wilayah tersebut. Aktivitas itu disebut-sebut meresahkan masyarakat karena dilakukan di lokasi terbuka dan terkesan tanpa pengawasan hukum.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, lokasi pada hari Rabu 7 Januari 2026. Yang diduga menjadi tempat transaksi berada di area perkebunan dan lahan terbuka, yang disamarkan dengan tenda sederhana. Dari pantauan di lapangan, tampak beberapa orang berkumpul di lokasi tersebut, diduga sedang menunggu atau melakukan transaksi.

Baca Juga :  Penonton Sampaikan Apresiasi kepada Polda Jabar, Pengamanan Sepakbola di Sijalak Harupat Aman dan Tertib

Warga juga menyebutkan bahwa tempat tersebut dijaga oleh seorang pria yang dikenal dengan panggilan “Cobra”, yang disebut-sebut berasal dari Aceh. Namun hingga berita ini diturunkan, identitas dan keterlibatan pihak tersebut masih sebatas keterangan warga dan belum dapat dipastikan kebenarannya

“Kalau malam sering ramai, banyak anak muda datang. Kami khawatir ini peredaran obat keras,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Peredaran Tramadol dan Hexymer sendiri merupakan pelanggaran hukum jika dijual tanpa resep dan izin resmi, karena termasuk obat keras yang dapat menimbulkan ketergantungan serta berdampak buruk bagi kesehatan, terutama di kalangan remaja.

Baca Juga :  Pisah Sambut Kapolresta Bandung, Tri Suhartanto Lanjutkan Estafet!

Warga berharap Aparat Penegak Hukum (APH), baik kepolisian maupun instansi terkait, segera melakukan penyelidikan dan penindakan guna memastikan kebenaran informasi tersebut serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Banyusari.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan peredaran obat terlarang tersebut. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang.

Follow WhatsApp Channel eksposeinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DKM Masjid Raya Al-Jabbar Ajak Warga Jabar Jaga Kondusivitas dan Keamanan Daerah
Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Kapolda Jabar Dorong Pembentukan Generasi Patriotik
Kapolda Jabar Sebut, Pasca Penyampaian Aspirasi di Sejumlah Titik di Kota Bandung Aman dan Kondusif
Penyampaian Aspirasi di Bandung Berjalan Aman dan Kondusif, Kepulangan Massa Dikawal Langsung Kabid Propam Polda Jabar
Diduga Dokumen Tak Lengkap, Mobil Transportir BBM PT PNER Diamankan Polres Gunungkidul
NGERI! Diduga Lalai Proyek PUPR Banten Rp13,1 Miliar, Excavator Senggol Tiang Listrik Hingga Jatuh ke Jalan, 6 Orang Jadi Korban
Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Lodaya 2026, Waka Polda Jabar Sebut Angka Kecelakaan Turun 51 Persen
6,9 MILIAR AMBURADUL PROYEK SILUMAN ! Diduga Proyek Drainase Pamulang CV VANZ KARYA Tak Sesuai Papan Anggaran, Warga Komplain
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:33 WIB

Ketua DKM Masjid Raya Al-Jabbar Ajak Warga Jabar Jaga Kondusivitas dan Keamanan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Kapolda Jabar Dorong Pembentukan Generasi Patriotik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Kapolda Jabar Sebut, Pasca Penyampaian Aspirasi di Sejumlah Titik di Kota Bandung Aman dan Kondusif

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:23 WIB

Penyampaian Aspirasi di Bandung Berjalan Aman dan Kondusif, Kepulangan Massa Dikawal Langsung Kabid Propam Polda Jabar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Diduga Dokumen Tak Lengkap, Mobil Transportir BBM PT PNER Diamankan Polres Gunungkidul

Berita Terbaru