Diduga Bocor Informasi, Penggerebekan Lokasi Peredaran Obat Keras Golongan G di Jl.Raya Kopo Bojongloa Kaler Kembali Nihil Hasil

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eksposeinvestigasi.com, Bandung – Dugaan kebocoran informasi kembali mencuat dalam upaya penindakan terhadap lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran obat keras golongan G tanpa izin di wilayah Kota Bandung, Kamis (9/7/26).

Kali ini, dugaan tersebut mencuat setelah Unit Reskrim Polsek Bojongloa Kaler, Polrestabes Bandung, melakukan penindakan di sebuah lokasi di Jalan Raya Kopo, Kelurahan Suka Asih, Kecamatan Bojongloa Kaler. Namun, penggerebekan tersebut belum membuahkan hasil.

Saat petugas tiba di lokasi, tempat yang sebelumnya diduga ramai dijadikan lokasi transaksi mendadak sepi tanpa aktivitas. Tidak ditemukan adanya transaksi maupun barang bukti yang diduga berkaitan dengan peredaran obat keras golongan G.

Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Dugaan adanya kebocoran informasi sebelum petugas tiba di lokasi semakin menguat setelah muncul keterangan dari seorang saksi mata di sekitar lokasi.

Saksi yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku melihat situasi di lokasi berubah drastis hanya beberapa saat sebelum kedatangan petugas.

Baca Juga :  Fantastis! 76.321 Butir Obat Keras Berhasil Disita Polisi

“Sebelum polisi datang, saya lihat ada seseorang memberi tahu mereka. Tidak lama kemudian terdengar ada yang bilang, ‘Bubar… bubar….’ Setelah itu orang-orang langsung pergi dan lokasi langsung kosong,” ujar saksi kepada awak media.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun dari narasumber lain, lokasi usaha yang diduga menjadi tempat peredaran obat keras golongan G tersebut disebut-sebut berkaitan dengan seseorang yang dikenal dengan nama Walid. Meski demikian, informasi tersebut masih berupa dugaan dan hingga kini masih dalam tahap penelusuran serta belum dapat dipastikan kebenarannya.

Sebelum penindakan dilakukan, awak media terlebih dahulu melakukan penelusuran di lokasi. Dari hasil pemantauan, terlihat sejumlah pria muda datang silih berganti memasuki lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi obat keras golongan G.

Baca Juga :  Polda Jabar Sambut Wakapolda Baru Brigjen Pol. Rachmad Iswan Nusi

Awak media juga sempat mewawancarai seorang pemuda yang baru keluar dari lokasi tersebut. Ia mengaku baru saja membeli obat jenis Tramadol.

“Saya baru beli TM, Bang. Dua butir harganya sepuluh ribu rupiah,” ujarnya.

Berbekal informasi tersebut, awak media kemudian menyampaikan laporan kepada Polsek Bojongloa Kaler. Menindaklanjuti laporan itu, Unit Reskrim Polsek Bojongloa Kaler yang dipimpin Aiptu Marnahabin, S.H., langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penindakan.

Namun, sesampainya di lokasi, petugas tidak menemukan adanya aktivitas transaksi maupun barang bukti yang diduga berkaitan dengan peredaran obat keras golongan G. Kondisi itu kembali memunculkan dugaan bahwa informasi mengenai rencana penindakan telah lebih dahulu diketahui oleh pihak-pihak yang berada di lokasi.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih terus menelusuri identitas Walid yang disebut-sebut sebagai pihak yang diduga terkait dengan lokasi tersebut.

Penulis : Red

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel eksposeinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DKM Masjid Raya Al-Jabbar Ajak Warga Jabar Jaga Kondusivitas dan Keamanan Daerah
Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Kapolda Jabar Dorong Pembentukan Generasi Patriotik
Kapolda Jabar Sebut, Pasca Penyampaian Aspirasi di Sejumlah Titik di Kota Bandung Aman dan Kondusif
Penyampaian Aspirasi di Bandung Berjalan Aman dan Kondusif, Kepulangan Massa Dikawal Langsung Kabid Propam Polda Jabar
Diduga Dokumen Tak Lengkap, Mobil Transportir BBM PT PNER Diamankan Polres Gunungkidul
NGERI! Diduga Lalai Proyek PUPR Banten Rp13,1 Miliar, Excavator Senggol Tiang Listrik Hingga Jatuh ke Jalan, 6 Orang Jadi Korban
Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Lodaya 2026, Waka Polda Jabar Sebut Angka Kecelakaan Turun 51 Persen
6,9 MILIAR AMBURADUL PROYEK SILUMAN ! Diduga Proyek Drainase Pamulang CV VANZ KARYA Tak Sesuai Papan Anggaran, Warga Komplain
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:33 WIB

Ketua DKM Masjid Raya Al-Jabbar Ajak Warga Jabar Jaga Kondusivitas dan Keamanan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Kapolda Jabar Dorong Pembentukan Generasi Patriotik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Kapolda Jabar Sebut, Pasca Penyampaian Aspirasi di Sejumlah Titik di Kota Bandung Aman dan Kondusif

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:23 WIB

Penyampaian Aspirasi di Bandung Berjalan Aman dan Kondusif, Kepulangan Massa Dikawal Langsung Kabid Propam Polda Jabar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Diduga Dokumen Tak Lengkap, Mobil Transportir BBM PT PNER Diamankan Polres Gunungkidul

Berita Terbaru