Diduga Jadi Lokasi Peredaran Obat Keras Golongan G, Tiga Orang Diserahkan ke Polsek Kelapa Dua Bersama Ratusan Butir Barang Bukti

- Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eksposeinvestigasi.com,Tangerang – Tiga orang yang diduga terlibat dalam peredaran obat keras golongan G diamankan oleh sejumlah awak media di sebuah lokasi di Jalan Diklat Pemda, Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu (25/7/2026).

Ketiga terduga tersebut diketahui berinisial R.R., Z., dan T.B. Hal itu mengacu pada nama pemilik tiga unit telepon genggam yang tercantum dalam Berita Acara Serah Terima Barang yang diterima Polsek Kelapa Dua.

Ketiga orang tersebut kemudian diserahkan ke Polsek Kelapa Dua, Polres Tangerang Selatan oleh sejumlah awak media bersama barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran obat keras golongan G.

Baca Juga :  Hari Jadi ke-75, Sihumas Polresta Tangerang Gelar Bakti Sosial

Menurut keterangan sejumlah awak media yang berada di lokasi, awalnya mereka merasa curiga karena bangunan tersebut tampak tertutup dari bagian depan. Namun, transaksi diduga dilakukan melalui celah pagar bambu, sehingga memunculkan dugaan adanya aktivitas ilegal.

Setelah dilakukan penelusuran, lokasi tersebut diduga digunakan sebagai tempat transaksi obat keras golongan G tanpa izin.

Dari lokasi, awak media bersama warga mendapati tiga orang yang diduga sebagai pengedar, yakni R.R., Z., dan T.B., beserta ratusan butir obat keras golongan G.

Baca Juga :  Polsek Mauk Gelar Salat Subuh Keliling dan Silaturahmi, Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas Kondusif

Berdasarkan Berita Acara Serah Terima Barang yang dibuat di Polsek Kelapa Dua, barang bukti yang diserahkan kepada penyidik meliputi 846 butir Eximer, 150 butir Tramadol, 180 butir Triex, 12 butir Kamlet, 20 butir Alfazolam, 13 butir Mersi, tiga unit telepon genggam yang diduga milik R.R., Z., dan T.B., serta uang tunai sebesar Rp380.000.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Polsek Kelapa Dua, Polres Tangerang Selatan, mengenai status hukum ketiga terduga maupun perkembangan penyelidikan atas dugaan tindak pidana peredaran obat keras golongan G tersebut

Penulis : Red

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel eksposeinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Dokumen Tak Lengkap, Mobil Transportir BBM PT PNER Diamankan Polres Gunungkidul
NGERI! Diduga Lalai Proyek PUPR Banten Rp13,1 Miliar, Excavator Senggol Tiang Listrik Hingga Jatuh ke Jalan, 6 Orang Jadi Korban
Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Lodaya 2026, Waka Polda Jabar Sebut Angka Kecelakaan Turun 51 Persen
6,9 MILIAR AMBURADUL PROYEK SILUMAN ! Diduga Proyek Drainase Pamulang CV VANZ KARYA Tak Sesuai Papan Anggaran, Warga Komplain
Tiga Kali Salurkan Air Bersih, DPW LSM TAMPERAK Apresiasi Kepedulian Polresta Tangerang
Tiga Kali Salurkan Air Bersih, DPW LSM TAMPERAK Apresiasi Kepedulian Polresta Tangerang
Kapolda Jabar Gelar Shalat Jumat Keliling di Masjid Besar Kaum Ujung Berung, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat
Ruang Publik Bukan Arena Kekerasan, Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi dengan Damai
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Diduga Dokumen Tak Lengkap, Mobil Transportir BBM PT PNER Diamankan Polres Gunungkidul

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:52 WIB

NGERI! Diduga Lalai Proyek PUPR Banten Rp13,1 Miliar, Excavator Senggol Tiang Listrik Hingga Jatuh ke Jalan, 6 Orang Jadi Korban

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Lodaya 2026, Waka Polda Jabar Sebut Angka Kecelakaan Turun 51 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:10 WIB

6,9 MILIAR AMBURADUL PROYEK SILUMAN ! Diduga Proyek Drainase Pamulang CV VANZ KARYA Tak Sesuai Papan Anggaran, Warga Komplain

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Tiga Kali Salurkan Air Bersih, DPW LSM TAMPERAK Apresiasi Kepedulian Polresta Tangerang

Berita Terbaru