Diduga Mangkrak, Proyek Aviary Taman Kota 1 BSD Senilai Rp1,6 Miliar Belum Rampung

- Jurnalis

Kamis, 25 Desember 2025 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EksposeInvestigasi.com, Tangerang — Proyek belanja modal bangunan terbuka berupa Taman Pojok Satwa di Taman Kota 1 BSD, yang berada di bawah pengawasan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), diduga mangkrak dan tak kunjung rampung, Kamis (25/12/25).

Proyek dengan nomor kontrak 000.3.2/10.311/SPK/PSATWA-KONS/DLH/2024 tersebut sejatinya ditargetkan selesai pada Desember 2024. Namun hingga kini, progres pekerjaan belum menunjukkan penyelesaian sebagaimana mestinya.

Selain keterlambatan, nilai anggaran proyek ini juga dinilai janggal. Pasalnya, pembangunan aviary tersebut menelan anggaran hampir Rp1.679.696.000 (satu miliar enam ratus tujuh puluh sembilan juta enam ratus sembilan puluh enam ribu rupiah), dengan volume pekerjaan mencapai 700 meter dan tinggi konstruksi sekitar 12 meter.

Baca Juga :  Tiga Kali Salurkan Air Bersih, DPW LSM TAMPERAK Apresiasi Kepedulian Polresta Tangerang

Berdasarkan penelusuran EksposeInvestigasi.com, proyek yang diduga mangkrak tersebut berlokasi di Jalan Letnan Sutopo, Lengkong Gudang Timur, Serpong, Kota Tangerang Selatan, yang dikerjakan oleh kontraktor PT Bougainvillea Cipta.

Sumber di lapangan menyebutkan, salah satu penyebab terhambatnya penyelesaian proyek adalah pemasangan jaring kandang burung (bird mesh/zoo mesh) yang dikerjakan secara asal-asalan.

Ditemukan banyak sambungan yang tidak dilas dengan baik, sehingga berpotensi membahayakan dan tidak sesuai spesifikasi teknis.

Salah satu pengawas lingkungan Taman Kota 1 BSD, yang dikonfirmasi terkait proyek tersebut, menyatakan bahwa pekerjaan aviary ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024.

Baca Juga :  Polda Jabar Gelar Pisah Sambut Pejabat Utama dan Kapolresta, Wujudkan Rotasi Kepemimpinan dan Semangat "Jaga Rawat Jawa Barat"

Ia juga mengungkapkan bahwa apabila di kemudian hari ditemukan masalah administrasi maupun teknis oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), maka tanggung jawab sepenuhnya akan dibebankan kepada pihak kontraktor.

“Jika nantinya ada temuan BPK berdasarkan adendum masa kontrak, maka secara aturan tanggung jawabnya dibebankan kepada PT Bougainvillea Cipta,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) belum memberikan tanggapan resmi meski telah dikonfirmasi oleh jurnalis EksposeInvestigasi.com.

Follow WhatsApp Channel eksposeinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DKM Masjid Raya Al-Jabbar Ajak Warga Jabar Jaga Kondusivitas dan Keamanan Daerah
Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Kapolda Jabar Dorong Pembentukan Generasi Patriotik
Kapolda Jabar Sebut, Pasca Penyampaian Aspirasi di Sejumlah Titik di Kota Bandung Aman dan Kondusif
Penyampaian Aspirasi di Bandung Berjalan Aman dan Kondusif, Kepulangan Massa Dikawal Langsung Kabid Propam Polda Jabar
Diduga Dokumen Tak Lengkap, Mobil Transportir BBM PT PNER Diamankan Polres Gunungkidul
NGERI! Diduga Lalai Proyek PUPR Banten Rp13,1 Miliar, Excavator Senggol Tiang Listrik Hingga Jatuh ke Jalan, 6 Orang Jadi Korban
Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Lodaya 2026, Waka Polda Jabar Sebut Angka Kecelakaan Turun 51 Persen
6,9 MILIAR AMBURADUL PROYEK SILUMAN ! Diduga Proyek Drainase Pamulang CV VANZ KARYA Tak Sesuai Papan Anggaran, Warga Komplain
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:33 WIB

Ketua DKM Masjid Raya Al-Jabbar Ajak Warga Jabar Jaga Kondusivitas dan Keamanan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Kapolda Jabar Dorong Pembentukan Generasi Patriotik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Kapolda Jabar Sebut, Pasca Penyampaian Aspirasi di Sejumlah Titik di Kota Bandung Aman dan Kondusif

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:23 WIB

Penyampaian Aspirasi di Bandung Berjalan Aman dan Kondusif, Kepulangan Massa Dikawal Langsung Kabid Propam Polda Jabar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Diduga Dokumen Tak Lengkap, Mobil Transportir BBM PT PNER Diamankan Polres Gunungkidul

Berita Terbaru