Diduga Raup Puluhan Juta per Hari, Sarang Obat Keras Golongan G Beroperasi Terbuka di Majalengka, Aparat Kecolongan?

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026 - 03:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eksposeinvestigasi.com,Majalengka – Sebuah lokasi yang diduga menjadi pusat peredaran obat keras golongan G ditemukan beroperasi tak jauh dari Polsek Dawuan, tepatnya di Jalan Bandung–Cirebon, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Secara kasat mata, lokasi tersebut tampak seperti tempat biasa tanpa aktivitas mencolok. Namun setelah awak media menelusuri jalan setapak yang hanya dapat dilalui kendaraan roda dua maupun pejalan kaki, ditemukan sebuah gubuk sederhana yang diduga kuat menjadi lokasi transaksi obat keras golongan G.

Di lokasi itu, awak media menyaksikan langsung aktivitas jual beli obat keras golongan G seperti Tramadol, Eximer, Double Y, dan Destro yang diduga diperjualbelikan bebas tanpa resep dokter maupun pengawasan tenaga medis. Praktik tersebut jelas melanggar aturan peredaran obat keras yang seharusnya hanya dapat diakses melalui prosedur medis resmi.

Baca Juga :  Polda Jabar Sambut Kapolda Baru, Mutasi Bagian dari Dinamika Polri

Saat dikonfirmasi, seorang pria paruh baya bernama Dedi yang diduga berperan sebagai penjual menunjukkan sikap tidak kooperatif dan terkesan menghindar dari pertanyaan.

“Kalian dari mana? Kalau ingin silaturahmi jangan lama-lama, nanti mengganggu yang beli,” ujarnya dengan nada ketus sembari menunjukkan raut wajah tidak bersahabat, Kamis (26/2/26).

Minimnya penjelasan dari pria tersebut tidak menghentikan penelusuran. Dari keterangan narasumber lain di lokasi, seorang wanita yang diduga masih memiliki hubungan keluarga dengan Dedi, terungkap adanya sosok lain yang disebut memiliki peran penting dalam bisnis ilegal tersebut.

“Yang saya tahu usaha ini milik Itang, dan untuk pemilik barang bernama Ipung,” ungkap wanita yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  Perkuat Pelayanan Kepolisian, Irwasda Polda Jabar Buka Rakernis SPKT T.A. 2026

Ia juga menyebutkan bahwa omzet penjualan dalam satu hari diduga mencapai puluhan juta rupiah.
“Untuk Tramadol dijual Rp5.000 per butir. Kalau untuk obat lainnya saya kurang paham,” tambahnya.

Informasi yang disampaikan wanita tersebut mengarah pada dugaan praktik peredaran obat keras ilegal yang terorganisir dan memiliki nilai ekonomi cukup besar. Kondisi ini tentu menimbulkan pertanyaan serius di tengah masyarakat. Bagaimana mungkin aktivitas penjualan dengan dugaan omzet mencapai puluhan juta rupiah per hari dapat berjalan tanpa terdeteksi?

Hingga berita ini diterbitkan, Awak media masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memastikan penegakan hukum berjalan sebagaimana mestinya.

Follow WhatsApp Channel eksposeinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DKM Masjid Raya Al-Jabbar Ajak Warga Jabar Jaga Kondusivitas dan Keamanan Daerah
Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Kapolda Jabar Dorong Pembentukan Generasi Patriotik
Kapolda Jabar Sebut, Pasca Penyampaian Aspirasi di Sejumlah Titik di Kota Bandung Aman dan Kondusif
Penyampaian Aspirasi di Bandung Berjalan Aman dan Kondusif, Kepulangan Massa Dikawal Langsung Kabid Propam Polda Jabar
Diduga Dokumen Tak Lengkap, Mobil Transportir BBM PT PNER Diamankan Polres Gunungkidul
NGERI! Diduga Lalai Proyek PUPR Banten Rp13,1 Miliar, Excavator Senggol Tiang Listrik Hingga Jatuh ke Jalan, 6 Orang Jadi Korban
Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Lodaya 2026, Waka Polda Jabar Sebut Angka Kecelakaan Turun 51 Persen
6,9 MILIAR AMBURADUL PROYEK SILUMAN ! Diduga Proyek Drainase Pamulang CV VANZ KARYA Tak Sesuai Papan Anggaran, Warga Komplain
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:33 WIB

Ketua DKM Masjid Raya Al-Jabbar Ajak Warga Jabar Jaga Kondusivitas dan Keamanan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Kapolda Jabar Dorong Pembentukan Generasi Patriotik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Kapolda Jabar Sebut, Pasca Penyampaian Aspirasi di Sejumlah Titik di Kota Bandung Aman dan Kondusif

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:23 WIB

Penyampaian Aspirasi di Bandung Berjalan Aman dan Kondusif, Kepulangan Massa Dikawal Langsung Kabid Propam Polda Jabar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Diduga Dokumen Tak Lengkap, Mobil Transportir BBM PT PNER Diamankan Polres Gunungkidul

Berita Terbaru