Eksposeinvestigasi.com, Bandung — Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Masyarakat Tani Nusantara Merah Putih (DPP HMTN MP) bersama jajaran melakukan kunjungan dan silaturahmi ke Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih. Pertemuan tersebut berlangsung di Makodam III/Siliwangi, Jalan Aceh No. 69, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat.
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka koordinasi sekaligus meminta arahan dan petunjuk terkait pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat Tani Nusantara Terintegrasi yang telah sukses dijalankan DPP HMTN MP di Desa Bojong Kerta, Kecamatan Warung Kiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
“Alhamdulillah, hari ini kami DPP HMTN MP bersama jajaran dapat bertemu dan berdiskusi langsung dengan Bapak Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih. HMTN MP siap berkolaborasi dengan Batalyon Ketahanan Pangan,” ujar Ketua Umum DPP HMTN MP, Asril Naska.
Asril menjelaskan, program pemberdayaan masyarakat tani terintegrasi di Desa Bojong Kerta mendapat sambutan antusias dari kelompok tani setempat. Ke depan, DPP HMTN MP berencana memperluas penggarapan lahan pertanian jagung hibrida.
“Insya Allah, ke depan kita akan menggarap tambahan lahan seluas 100 hektare. Target keseluruhan mencapai 400 hektare,” tambahnya.
Menurut Asril, Program Pemberdayaan Masyarakat Tani Terintegrasi merupakan upaya meningkatkan kemampuan dan kesejahteraan petani melalui pendekatan holistik dan berkelanjutan.
Strategi yang dijalankan meliputi pendidikan dan pelatihan, akses teknologi pertanian, pengorganisasian petani, pemasaran hasil tani, kemitraan, pengelolaan sumber daya alam (SDA), pengembangan infrastruktur, serta akses pembiayaan.
“Contoh program yang kami jalankan antara lain pertanian terpadu yang mengintegrasikan pendidikan, pelatihan, dan teknologi untuk meningkatkan produksi dan pendapatan petani. Selain itu, program kemitraan agribisnis antara petani, perusahaan, dan pemerintah, serta program pengelolaan SDA secara berkelanjutan,” jelasnya.
Asril juga menegaskan visi HMTN MP, “Bangun Tani, Bangun Desa, Bangun Bangsa,” sebagai komitmen mewujudkan petani sejahtera dan negara yang kuat.
Ia menambahkan bahwa HMTN MP mendukung penuh Program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto sebagai delapan pilar strategis menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih menyatakan kesiapan TNI AD untuk berkolaborasi dengan HMTN MP dalam rangka menyukseskan ketahanan pangan nasional.
“Untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional, diperlukan beberapa strategi, di antaranya peningkatan produktivitas pertanian, penguatan infrastruktur pertanian, pembangunan lumbung pangan, peningkatan akses pembiayaan bagi petani, serta penguatan cadangan pangan nasional,” ungkapnya.
Mayjen TNI Kosasih, lulusan Akademi Militer tahun 1993 yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Militer Presiden, juga menambahkan bahwa pemerintah fokus pada sejumlah program pendukung, seperti Desa Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA), penguatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), serta Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
“Dengan strategi dan program-program tersebut, diharapkan ketahanan pangan nasional dapat tercapai,” tutup Pangdam III/Siliwangi.









