Jalan Otonom Pasar Kemis–Cikupa Kian Mematikan, DPW LSM TAMPERAK Sentil Keras Bupati Tangerang dan Gubernur Banten

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eksposeinvestigasi.com, Tangerang – Ruas Jalan Otonom Pasar Kemis–Cikupa, Kabupaten Tangerang, kembali menelan korban jiwa. Kondisi jalan yang dipenuhi lubang besar dan rusak parah diduga menjadi penyebab utama rentetan kecelakaan lalu lintas yang terus berulang tanpa solusi nyata dari pemerintah.

Ironisnya, dalam bulan ini saja sudah dua kali terjadi kecelakaan fatal. Terbaru, seorang laki-laki meninggal dunia usai terjatuh akibat jalan berlubang dan terlindas kendaraan berat pada Rabu (11/2/2026). Peristiwa tersebut menambah daftar panjang korban di jalur yang setiap hari dilintasi ribuan pengendara.

Kondisi ini memicu kemarahan dan keprihatinan Dewan Pimpinan Wilayah LSM Tameng Perjuangan Rakyat Anti Korupsi (DPW LSM TAMPERAK) Provinsi Banten.

Ketua DPW LSM TAMPERAK Banten, Ahmad Sudita, secara tegas menyentil keras Bupati Tangerang Drs. Moch. Maesyal Rasyid, M.Si dan Gubernur Banten Andra Soni, S.M., M.A.P. atas lambannya penanganan infrastruktur yang membahayakan keselamatan warga.

Baca Juga :  Polda Banten Ucapkan Selamat Hari Jadi ke-24 Propam Polri, Teguhkan Komitmen Menjaga Integritas dan Profesionalisme

“Ini bukan lagi soal jalan rusak biasa. Ini soal nyawa manusia. Dalam satu bulan sudah dua korban meninggal. Apakah harus menunggu korban berikutnya baru ada tindakan serius?” tegas Ahmad Sudita kepada awak media,Rabu (11/2/26).

Menurutnya, pemerintah tidak boleh terus bersembunyi di balik alasan kewenangan atau administrasi. Jika memang jalan tersebut berstatus nasional, koordinasi lintas instansi seharusnya bisa dilakukan dengan cepat demi keselamatan masyarakat.

“Pak Bupati dan Pak Gubernur jangan tutup mata. Masyarakat tidak peduli ini kewenangan siapa. Yang mereka tahu, jalan ini ada di wilayah Banten dan hampir setiap hari memakan korban. Jangan hanya tambal sulam yang besok rusak lagi. Lakukan perbaikan menyeluruh dan permanen,” tegasnya.

Ahmad Sudita menilai, pembiaran terhadap kondisi jalan yang sudah lama rusak dapat dikategorikan sebagai bentuk kelalaian serius dalam memberikan pelayanan publik. Ia juga menegaskan bahwa DPW LSM TAMPERAK akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial dan tidak akan berhenti menyuarakan aspirasi masyarakat.

Baca Juga :  Personel Polda Jabar Ukir Prestasi, AIPTU Lia Juara 1 Police Women Run Kategori Master TNI-Polri 10 KM di Bukittinggi

“Kami akan terus mengawal persoalan ini. Pemerintah daerah harus hadir dan menunjukkan keberpihakan kepada rakyat, bukan hanya hadir saat seremoni atau agenda politik. Keselamatan masyarakat adalah tanggung jawab utama,” ujarnya.

DPW LSM TAMPERAK mendesak Bupati Tangerang dan Gubernur Banten segera turun langsung meninjau lokasi serta memastikan adanya langkah konkret dan terukur dalam waktu dekat. Sebab, setiap hari keterlambatan penanganan berarti mempertaruhkan nyawa pengguna jalan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Tangerang maupun Pemerintah Provinsi Banten terkait langkah perbaikan permanen di ruas Jalan Otonom Pasar Kemis–Cikupa tersebut.

Follow WhatsApp Channel eksposeinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DKM Masjid Raya Al-Jabbar Ajak Warga Jabar Jaga Kondusivitas dan Keamanan Daerah
Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Kapolda Jabar Dorong Pembentukan Generasi Patriotik
Kapolda Jabar Sebut, Pasca Penyampaian Aspirasi di Sejumlah Titik di Kota Bandung Aman dan Kondusif
Penyampaian Aspirasi di Bandung Berjalan Aman dan Kondusif, Kepulangan Massa Dikawal Langsung Kabid Propam Polda Jabar
Diduga Dokumen Tak Lengkap, Mobil Transportir BBM PT PNER Diamankan Polres Gunungkidul
NGERI! Diduga Lalai Proyek PUPR Banten Rp13,1 Miliar, Excavator Senggol Tiang Listrik Hingga Jatuh ke Jalan, 6 Orang Jadi Korban
Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Lodaya 2026, Waka Polda Jabar Sebut Angka Kecelakaan Turun 51 Persen
6,9 MILIAR AMBURADUL PROYEK SILUMAN ! Diduga Proyek Drainase Pamulang CV VANZ KARYA Tak Sesuai Papan Anggaran, Warga Komplain
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:33 WIB

Ketua DKM Masjid Raya Al-Jabbar Ajak Warga Jabar Jaga Kondusivitas dan Keamanan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Kapolda Jabar Dorong Pembentukan Generasi Patriotik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Kapolda Jabar Sebut, Pasca Penyampaian Aspirasi di Sejumlah Titik di Kota Bandung Aman dan Kondusif

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:23 WIB

Penyampaian Aspirasi di Bandung Berjalan Aman dan Kondusif, Kepulangan Massa Dikawal Langsung Kabid Propam Polda Jabar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Diduga Dokumen Tak Lengkap, Mobil Transportir BBM PT PNER Diamankan Polres Gunungkidul

Berita Terbaru