LSM Trinusa Rencanakan Aksi Unjuk Rasa Terkait Tindak Lanjut Temuan BPK di DSDABMBK Tangsel

- Jurnalis

Senin, 29 Desember 2025 - 22:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eksposeinvestigasi.com, Tangerang – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Triga Nusantara Indonesia (Trinusa) DPD Banten menyatakan berencana menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk penyampaian aspirasi publik terkait belum adanya penjelasan resmi dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangerang Selatan atas temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Tahun Anggaran 2024.

Rencana aksi tersebut disampaikan menyusul belum ditanggapinya sejumlah surat permohonan klarifikasi yang sebelumnya telah disampaikan secara resmi oleh Trinusa kepada pihak DSDABMBK. Adapun temuan BPK yang dimaksud tercantum dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI dengan nilai sekitar ± Rp1,08 miliar.

Dorong Keterbukaan Informasi Publik

Ketua DPD LSM Trinusa Banten, Wahyudin, menegaskan bahwa rencana aksi ini bertujuan mendorong pelaksanaan prinsip keterbukaan informasi publik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

“Kami tidak menuduh atau menyimpulkan adanya kesalahan oleh pihak mana pun. Yang kami dorong adalah keterbukaan informasi dan penjelasan resmi kepada publik terkait tindak lanjut temuan BPK. Hingga saat ini, permohonan klarifikasi yang kami ajukan belum mendapatkan respons,” ujar Wahyudin.

Baca Juga :  Polda Jabar Pastikan Pengawalan Ketat 4 Tim Peserta FIFA U-17, Kolaborasi dengan Polda Metro Jaya

Ia menambahkan bahwa unjuk rasa merupakan hak konstitusional warga negara yang dapat ditempuh sebagai sarana penyampaian aspirasi apabila mekanisme administratif tidak memperoleh tanggapan.

Isu yang Ingin Diklarifikasi

Dalam keterangannya, Trinusa menyebutkan bahwa sejumlah kegiatan infrastruktur yang tercantum dalam LHP BPK RI, seperti pekerjaan jalan, drainase, serta rehabilitasi lingkungan di beberapa wilayah Kota Tangerang Selatan, menjadi materi yang ingin diklarifikasi secara terbuka.

Trinusa menegaskan bahwa penyebutan kegiatan tersebut semata-mata merujuk pada dokumen resmi BPK RI dan tidak dimaksudkan sebagai penilaian atau kesimpulan sepihak.

Tuntutan dalam Aksi

Adapun beberapa tuntutan yang direncanakan akan disampaikan dalam aksi unjuk rasa tersebut antara lain:

1. Permintaan Transparansi
Meminta DSDABMBK Kota Tangerang Selatan menyampaikan penjelasan resmi kepada publik terkait tindak lanjut atas temuan BPK RI.

Baca Juga :  Respon Cepat Polsek Pamulang Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Peredaran Obat Keras Golongan G

2. Penguatan Pengawasan
Mendorong Inspektorat Daerah untuk menjalankan fungsi pengawasan sesuai kewenangannya serta membuka ruang bagi pengawasan lembaga terkait apabila diperlukan.

3. Evaluasi Tata Kelola
Meminta Pemerintah Kota Tangerang Selatan melakukan evaluasi terhadap tata kelola pelaksanaan proyek agar lebih akuntabel dan sesuai dengan prinsip good governance.

4. Langkah Hukum Sesuai Ketentuan
Menyatakan kesiapan menempuh jalur hukum sesuai peraturan perundang-undangan apabila ditemukan indikasi yang memerlukan penanganan aparat penegak hukum, dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada lembaga yang berwenang. Peran kami adalah mengawal transparansi dan kepentingan publik,” tambah Wahyudin.

Menunggu Klarifikasi Resmi

Hingga berita ini diturunkan, pihak DSDABMBK Kota Tangerang Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait permohonan klarifikasi yang disampaikan oleh Trinusa. Pihak Trinusa berharap agar klarifikasi dapat segera disampaikan guna mencegah terjadinya kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat.

Follow WhatsApp Channel eksposeinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DKM Masjid Raya Al-Jabbar Ajak Warga Jabar Jaga Kondusivitas dan Keamanan Daerah
Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Kapolda Jabar Dorong Pembentukan Generasi Patriotik
Kapolda Jabar Sebut, Pasca Penyampaian Aspirasi di Sejumlah Titik di Kota Bandung Aman dan Kondusif
Penyampaian Aspirasi di Bandung Berjalan Aman dan Kondusif, Kepulangan Massa Dikawal Langsung Kabid Propam Polda Jabar
Diduga Dokumen Tak Lengkap, Mobil Transportir BBM PT PNER Diamankan Polres Gunungkidul
NGERI! Diduga Lalai Proyek PUPR Banten Rp13,1 Miliar, Excavator Senggol Tiang Listrik Hingga Jatuh ke Jalan, 6 Orang Jadi Korban
Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Lodaya 2026, Waka Polda Jabar Sebut Angka Kecelakaan Turun 51 Persen
6,9 MILIAR AMBURADUL PROYEK SILUMAN ! Diduga Proyek Drainase Pamulang CV VANZ KARYA Tak Sesuai Papan Anggaran, Warga Komplain
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:33 WIB

Ketua DKM Masjid Raya Al-Jabbar Ajak Warga Jabar Jaga Kondusivitas dan Keamanan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Kapolda Jabar Dorong Pembentukan Generasi Patriotik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Kapolda Jabar Sebut, Pasca Penyampaian Aspirasi di Sejumlah Titik di Kota Bandung Aman dan Kondusif

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:23 WIB

Penyampaian Aspirasi di Bandung Berjalan Aman dan Kondusif, Kepulangan Massa Dikawal Langsung Kabid Propam Polda Jabar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Diduga Dokumen Tak Lengkap, Mobil Transportir BBM PT PNER Diamankan Polres Gunungkidul

Berita Terbaru