Miris! Kios Obat Keras di Sukasari Diduga Dibekingi, Transaksi Dilakukan Secara COD

- Jurnalis

Selasa, 17 Februari 2026 - 04:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eksposeinvestigasi.com,Kota Bandung -Kota Bandung kembali tercoreng oleh dugaan maraknya peredaran obat keras Golongan G secara ilegal. Kali ini, praktik tersebut diduga berlangsung di kawasan Jalan Pada Tenang, Isola, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung.

Sebuah kios kecil di lokasi tersebut diduga menjadi sarang peredaran obat keras jenis Eximer dan Tramadol. Ironisnya, aktivitas tersebut terkesan berlangsung tanpa hambatan, bahkan muncul dugaan adanya pihak-pihak tertentu yang membekingi praktik ilegal tersebut.

Saat dikonfirmasi di lokasi, seorang pria yang mengaku bernama Balia mengakui dirinya baru sekitar satu bulan bekerja di tempat tersebut. Ia menyebut sistem penjualan dilakukan secara COD (cash on delivery).

Baca Juga :  BRAVO POLSEK PAMULANG! Berkedok Bengkel Motor Jual Obat Golongan G Digerebek, 3 Pelaku Diamankan

“Kalau saya baru satu bulan di sini, penjualan dilakukan secara COD,” ujarnya, sembari memperlihatkan kantong plastik hitam yang diduga berisi ratusan butir obat keras jenis Eximer dan Tramadol, Senin (16/2/26).

Pengakuan tersebut semakin menguatkan dugaan bahwa praktik penjualan obat keras tanpa izin ini dilakukan secara terorganisir. Nama lain pun disebut, yakni seseorang yang dipanggil “Lengkong”, yang diakui sebagai pemilik barang tersebut.

Namun, saat awak media mencoba menggali informasi lebih dalam, situasi mendadak berubah. Pekerja yang semula kooperatif itu tiba-tiba diperintahkan untuk meninggalkan lokasi dan langsung kabur, diduga untuk menghindari konfirmasi lanjutan.

Baca Juga :  Jaga Situasi Kamtibmas Aman, Polisi Intensifkan Patroli Malam dan Amankan 4 Pemuda Mabuk

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar: siapa sebenarnya aktor utama di balik peredaran obat keras tersebut? Mengapa praktik ini terkesan berani dan terbuka? Apakah ada pembiaran atau bahkan perlindungan dari oknum tertentu?

Peredaran obat keras Golongan G seperti Eximer dan Tramadol tanpa resep dokter jelas melanggar aturan dan berpotensi merusak generasi muda. Aparat penegak hukum diharapkan tidak tinggal diam dan segera melakukan penindakan tegas serta transparan.

Follow WhatsApp Channel eksposeinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DKM Masjid Raya Al-Jabbar Ajak Warga Jabar Jaga Kondusivitas dan Keamanan Daerah
Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Kapolda Jabar Dorong Pembentukan Generasi Patriotik
Kapolda Jabar Sebut, Pasca Penyampaian Aspirasi di Sejumlah Titik di Kota Bandung Aman dan Kondusif
Penyampaian Aspirasi di Bandung Berjalan Aman dan Kondusif, Kepulangan Massa Dikawal Langsung Kabid Propam Polda Jabar
Diduga Dokumen Tak Lengkap, Mobil Transportir BBM PT PNER Diamankan Polres Gunungkidul
NGERI! Diduga Lalai Proyek PUPR Banten Rp13,1 Miliar, Excavator Senggol Tiang Listrik Hingga Jatuh ke Jalan, 6 Orang Jadi Korban
Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Lodaya 2026, Waka Polda Jabar Sebut Angka Kecelakaan Turun 51 Persen
6,9 MILIAR AMBURADUL PROYEK SILUMAN ! Diduga Proyek Drainase Pamulang CV VANZ KARYA Tak Sesuai Papan Anggaran, Warga Komplain
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:33 WIB

Ketua DKM Masjid Raya Al-Jabbar Ajak Warga Jabar Jaga Kondusivitas dan Keamanan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Kapolda Jabar Dorong Pembentukan Generasi Patriotik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Kapolda Jabar Sebut, Pasca Penyampaian Aspirasi di Sejumlah Titik di Kota Bandung Aman dan Kondusif

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:23 WIB

Penyampaian Aspirasi di Bandung Berjalan Aman dan Kondusif, Kepulangan Massa Dikawal Langsung Kabid Propam Polda Jabar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Diduga Dokumen Tak Lengkap, Mobil Transportir BBM PT PNER Diamankan Polres Gunungkidul

Berita Terbaru