Panen Perdana Jagung Desa Sukalilah: Sinergi TNI–Polri dan Rakyat Desa dalam Menjaga Ketahanan Pangan Nasional

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026 - 03:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eksposeinvestigasi.com,Garut | Dalam rangka mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pada agenda strategis penguatan ketahanan pangan nasional, Desa Sukalilah, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, terus menunjukkan langkah nyata melalui pembangunan pertanian berbasis masyarakat desa.

Alhamdulillah, telah dilaksanakan panen perdana jagung di Kampung Cilegeng, Desa Sukalilah, dengan total luasan tanam mencapai ±10 hektare lahan. Panen ini menjadi bukti konkret bahwa ketahanan pangan nasional bertumpu pada kekuatan desa, serta pada kehadiran negara yang nyata melalui sinergi pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat.

Kegiatan panen dilakukan secara bersama oleh Kepala Desa Sukalilah, Ketua BUMDes Desa Sukalilah, Kapolsek Cisurupan AKP Masrokan, S.E., Danpos Ramil, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Garut, serta kelompok-kelompok petani Desa Sukalilah.

Kehadiran TNI dan Polri dalam kegiatan ini mencerminkan peran aktif aparat negara sebagai pengawal stabilitas, pendamping masyarakat, dan penguat ketahanan nasional dari sektor pangan.
Sejalan dengan semangat TNI AD “Bersama Rakyat TNI Kuat”, pendampingan yang dilakukan TNI di tingkat desa telah memberikan rasa aman, ketenangan, dan kepercayaan diri bagi para petani dalam mengelola lahan pertanian secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Investigasi Dugaan Pertalite Tak Sesuai Peruntukan di SPBN Cikahuripan Berujung Intimidasi

Demikian pula, kehadiran Polri dengan semangat “Polri Presisi” (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) menjadi pilar penting dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, sehingga aktivitas pertanian dapat berlangsung secara tertib dan produktif.

Sinergi TNI–Polri bersama pemerintah desa dan masyarakat menunjukkan bahwa ketahanan pangan tidak dapat dipisahkan dari ketahanan sosial dan keamanan wilayah. Ketika rasa aman terjaga dan negara hadir secara konsisten, maka produktivitas rakyat pun tumbuh secara alami.

Hasil panen perdana ini menunjukkan capaian yang cukup menggembirakan, sekaligus menjadi motivasi bagi petani Desa Sukalilah untuk terus meningkatkan produktivitas dan kemandirian usaha tani. Capaian ini juga mempertegas bahwa kolaborasi antara pemerintah desa, BUMDes, petani, serta TNI dan Polri mampu menghasilkan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia atas arah kebijakan strategis di bidang pangan nasional, serta kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas dedikasi, pengabdian, dan konsistensinya dalam mendampingi masyarakat. Kehadiran TNI dan Polri di tengah petani bukan hanya sebagai aparat negara, tetapi sebagai mitra rakyat dalam membangun kemandirian bangsa.

Baca Juga :  Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Kapolda Jabar Dorong Pembentukan Generasi Patriotik

Tantangan Ke depan seperti perubahan iklim, ketersediaan sarana produksi, dan stabilitas harga hasil panen masih memerlukan perhatian bersama. Namun, dengan keberlanjutan sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat desa, tantangan tersebut diyakini dapat dihadapi secara adaptif dan berkelanjutan.

Harapannya, Desa Sukalilah dapat terus menjadi contoh praktik baik bahwa ketahanan pangan nasional dapat dibangun dari desa, dengan TNI dan Polri sebagai pengawal kebersamaan dan stabilitas, serta rakyat sebagai aktor utama pembangunan.

Panen perdana ini menegaskan bahwa ketika TNI kuat bersama rakyat, Polri hadir secara presisi, dan desa diberdayakan, maka ketahanan pangan bukan sekadar program, melainkan gerakan nasional yang berakar dari bawah.

Follow WhatsApp Channel eksposeinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DKM Masjid Raya Al-Jabbar Ajak Warga Jabar Jaga Kondusivitas dan Keamanan Daerah
Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Kapolda Jabar Dorong Pembentukan Generasi Patriotik
Kapolda Jabar Sebut, Pasca Penyampaian Aspirasi di Sejumlah Titik di Kota Bandung Aman dan Kondusif
Penyampaian Aspirasi di Bandung Berjalan Aman dan Kondusif, Kepulangan Massa Dikawal Langsung Kabid Propam Polda Jabar
Diduga Dokumen Tak Lengkap, Mobil Transportir BBM PT PNER Diamankan Polres Gunungkidul
NGERI! Diduga Lalai Proyek PUPR Banten Rp13,1 Miliar, Excavator Senggol Tiang Listrik Hingga Jatuh ke Jalan, 6 Orang Jadi Korban
Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Lodaya 2026, Waka Polda Jabar Sebut Angka Kecelakaan Turun 51 Persen
6,9 MILIAR AMBURADUL PROYEK SILUMAN ! Diduga Proyek Drainase Pamulang CV VANZ KARYA Tak Sesuai Papan Anggaran, Warga Komplain
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:33 WIB

Ketua DKM Masjid Raya Al-Jabbar Ajak Warga Jabar Jaga Kondusivitas dan Keamanan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Kapolda Jabar Dorong Pembentukan Generasi Patriotik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Kapolda Jabar Sebut, Pasca Penyampaian Aspirasi di Sejumlah Titik di Kota Bandung Aman dan Kondusif

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:23 WIB

Penyampaian Aspirasi di Bandung Berjalan Aman dan Kondusif, Kepulangan Massa Dikawal Langsung Kabid Propam Polda Jabar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Diduga Dokumen Tak Lengkap, Mobil Transportir BBM PT PNER Diamankan Polres Gunungkidul

Berita Terbaru