Terkesan Kebal Hukum, Kios Diduga Edarkan Obat Keras di Cibeber Akhirnya Dipasang Garis Polisi

- Jurnalis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eksposeinvestigasi.com – Cianjur – Meski sebelumnya sempat dilaporkan kepada pihak kepolisian, sebuah bangunan menyerupai kios di Jalan Raya Cibeber, Desa Peuteuycondong, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang diduga menjadi lokasi transaksi obat keras golongan G, kembali beroperasi, Rabu (7/10/26).

Saat awak media mendatangi lokasi untuk melakukan konfirmasi, seorang pemuda yang diduga sebagai pengedar  justru melarikan diri. Pemuda itu meninggalkan sepeda motor bernomor polisi B 6439 BWB di lokasi.

Belum diketahui secara pasti alasan pemuda tersebut meninggalkan kendaraannya. Namun, tindakan tersebut menjadi salah satu temuan yang kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Di lokasi, awak media sempat mewawancarai sejumlah orang yang mengaku sebagai pembeli. Salah seorang pemuda yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menyebut bahwa tempat tersebut telah beroperasi sebagai lokasi transaksi obat keras golongan G selama kurang lebih dua bulan.

Baca Juga :  Polisi Bantu Proses Pemadaman Lahan Bambu 100 Tumbak di Pasirjambu Bandung

“Saya sering beli di sini. Setahu saya tempat ini sudah cukup lama menjadi tempat transaksi obat keras Tramadol dan sejenisnya,” ungkapnya.

Ia juga menyebut salah satu obat yang kerap dibelinya adalah Tramadol, dengan harga mencapai Rp15 ribu per butir.

“Kalau saya sering beli Tramadol, harganya sekarang Rp15 ribu per butir,” lanjutnya.

Setelah memperoleh informasi dan temuan di lapangan, awak media kemudian melaporkan dugaan aktivitas tersebut kepada Polsek Cibeber, Polres Cianjur.

Baca Juga :  Polda Jabar Pastikan Pengawalan Ketat 4 Tim Peserta FIFA U-17, Kolaborasi dengan Polda Metro Jaya

Petugas piket Polsek Cibeber yang menerima laporan  langsung mendatangi lokasi. Polisi kemudian memasang garis polisi (police line) di sekitar kios yang diduga menjadi lokasi transaksi.

Sementara itu, sepeda motor yang ditinggalkan oleh pemuda yang diduga sebagai pengedar diamankan ke Polsek Cibeber untuk kepentingan pemeriksaan.

Hingga berita ini diterbitkan, Kapolsek Cibeber maupun Kanit Reskrim Polsek Cibeber belum berhasil dikonfirmasi terkait hasil pemeriksaan terhadap dugaan aktivitas peredaran obat keras tersebut.

Awak media masih melakukan penelusuran lebih lanjut terkait dugaan titik-titik lain yang diduga menjadi lokasi peredaran obat keras golongan G di wilayah Kabupaten Cianjur.

(Red)

Follow WhatsApp Channel eksposeinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Dokumen Tak Lengkap, Mobil Transportir BBM PT PNER Diamankan Polres Gunungkidul
NGERI! Diduga Lalai Proyek PUPR Banten Rp13,1 Miliar, Excavator Senggol Tiang Listrik Hingga Jatuh ke Jalan, 6 Orang Jadi Korban
Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Lodaya 2026, Waka Polda Jabar Sebut Angka Kecelakaan Turun 51 Persen
6,9 MILIAR AMBURADUL PROYEK SILUMAN ! Diduga Proyek Drainase Pamulang CV VANZ KARYA Tak Sesuai Papan Anggaran, Warga Komplain
Tiga Kali Salurkan Air Bersih, DPW LSM TAMPERAK Apresiasi Kepedulian Polresta Tangerang
Tiga Kali Salurkan Air Bersih, DPW LSM TAMPERAK Apresiasi Kepedulian Polresta Tangerang
Kapolda Jabar Gelar Shalat Jumat Keliling di Masjid Besar Kaum Ujung Berung, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat
Ruang Publik Bukan Arena Kekerasan, Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi dengan Damai
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Diduga Dokumen Tak Lengkap, Mobil Transportir BBM PT PNER Diamankan Polres Gunungkidul

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:52 WIB

NGERI! Diduga Lalai Proyek PUPR Banten Rp13,1 Miliar, Excavator Senggol Tiang Listrik Hingga Jatuh ke Jalan, 6 Orang Jadi Korban

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Lodaya 2026, Waka Polda Jabar Sebut Angka Kecelakaan Turun 51 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:10 WIB

6,9 MILIAR AMBURADUL PROYEK SILUMAN ! Diduga Proyek Drainase Pamulang CV VANZ KARYA Tak Sesuai Papan Anggaran, Warga Komplain

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Tiga Kali Salurkan Air Bersih, DPW LSM TAMPERAK Apresiasi Kepedulian Polresta Tangerang

Berita Terbaru